hari itu aku bertemu kau dengan keadaan berbeda. pertama hanya dengan senyuman kecil di bibir sampai akhirnya kau bertanya kenapa aku sedingin itu. aku menjawab hanya tidak, itu benar-benar tidak, tidak tahu! ya aku tidak tahu mengapa aku bisa sediam dan sedingin itu menghadapimu. aku mulai benar-benar tenang saat kau yang dulu kembali datang dan membuat aku membaur kembali dengan waktu yang selalu kau bawa itu. ini pertemuan kita yang ke tiga dan kau membuatnya benar-benar berbeda, kau datang dengan permisi.
aku ingin bertanya banyak hal, ingin membicarakan banyak hal, aku ingin tahu lebih tentangmu. tapi mengapa semuanya hilang saat kita benar-benar dekat saat kau duduk tepat di sampingku dan membuat aku benar-benar nyaman juga ingin berlama-lama berada di posisi itu, setahu ku aku tak sesuka itu berdiam diri tapi denganmu semuanya menjadi sangatlah nyaman. kau memang membuatku nyaman, sama seperti dulu yang aku rasakan bersama orang lain.
terlebih saat kau menatapku. mata itu aku tak pernah melihat sejauh itu sebelumnya. lalu kita sedikit berbincang, yang aku pertanyakan apakah percakapan mata itu benar-benar ada? sudahlah biarkan aku bosan untuk menebak.
lalu bagaimana dengan perlakuan mu itu? sederhana saja hal yang kau lakukan itu adalah hal yang paling kusuka! kau melakukanya dan itu untukku! kamu tahu rasanya? aku juga tidak bisa menggambarkannya hanya saja itu sangat sangatlah indah!
itu semua perjalan cukup cepat dan aku sangat menikmatinya, takut-takut itu akan menjadi kunjunganmu yang terindah dan terakhir, ah aku harap tidak. datang lagi dan menataplah mungkin itu akan menyenangkan. kita coba semua hal baru bersama dan tentu dengan senyum yang selalu ada.
sepertinya cerita pendek kita terus berlanjut…
Design by Simon Fletcher. Powered by Tumblr.
© Copyright 2010